Lilin Kecil

Sekedar Belajar Hidup

Merindu Purnama

Ditulis oleh mezzalena di/pada Februari 22, 2008

Pernah kumiliki seribu purnama bersamamu

tapi ternyata hanya pernah

yang ku kira tidak berakhir

tapi ‘pernah’ hanyalah kata yang punya pagar

punya tanda baca bernama titik

punya kata yang disebut sekian

hanya ‘pernah’ bersamamu ku miliki seribu purnama

dan kini

hanya selimut mendung yang jadi milikku

mendekap dengan dingin tak terperi

menunggu musim berganti

menanti bintang-bintang mulai berkerlip mesra

mengusir gerimis yang tak romantis

kapan aku diizinkan mengucap selamat tinggal hujan…

aku merindu purnama disini

6 Tanggapan ke “Merindu Purnama”

  1. Arif Budiman Berkata:

    Wehehehe… Jadi ingat lagunya Siti “Purnama Merindu”… Lagunya syahdu sekali…
    Salam kenal juga… :-P

    _________________
    Mezza Said: mas arif maniak banget sama Siti ya? salam kenal juga :)

  2. mathematicse Berkata:

    Duh, maaf nih, saya mah ga ngerti tentang puisi, jadinya susah memaknai makna di balik puisinya mba… :D

    ____________________
    mezza said: maaf kembali…

  3. zal Berkata:

    ::jika dah bertemu seribu purnama memang kan datang kabut mendung gelap gulita, namun purnama seribu hanya tertutup koq…

    _____________
    mezza said: Yup! sejatinya purnama memang selalu ada saat dia harus ada

  4. Sawali Tuhusetya Berkata:

    wew… puisi mezza kok selalu tragis, yak? hehehehe :lol: konon puisi itu ekspresi jujur dari sang penyair, hiks. *jadi sok tahu* apa mezza sedang menghadapi situasi2 tragis semacam itu? *halah, bercanda kok* tapi ok juga kok lirik2nya, mengingatkan saya akan puisi2 imajisnya gunawan mohammad. BTW, pernah nyoba kirim puisi ke koran atau majalah? dicoba ajah. trus cerpen2 mana? kok aku belum lihat postingan ttg cerpen?

    ____________________
    Mezza said: sedang belajar mengumpulkan kekuatan agar bisa terus ngirim puisi ke media ne pak, soalnya ga pernah kemuat (duh, malu). buat cerpennya ditunggu aja ya pak.

  5. dodot Berkata:

    aku minta ujan aja deh dari pada purnama, soalnya di sini udah panas

    _______________
    mezza said: ough ternyata masih ada matahari di belahan bumi yang lain
    tak pikir matahari dah tenggelam terus … abisnya sini ujan 2 minggu belum reda, hiks…hiks..

  6. fayray Berkata:

    aduh bu’…purnama terus bahasnya. bulan pisang napa?

Tinggalkan Balasan

XHTML: kamu dapat menggunakan tag-tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>