1 Kerajaan = 1 Gelas Air*
Ditulis oleh mezzalena di/pada Februari 27, 2008
Satu kerajaan sama dengan satu gelas air? Bagaimana mungkin? mungkin saja jika itu di negeri dongeng. Mungkin begitu jawabnya. Tapi saya disini sedang tidak ingin mendongeng. karena sebenarnya saya tidak begitu pintar mendongeng. lalu, ya mungkin saja jika itu adalah metafora. Lalu apakah satu kerajaan sama dengan segelas air itu benar di dunia dongeng, atau hanya sebagai metafora?
Baiklah, langsung saja simak cerita berikut ini.
Saudara sidang pembaca yang budiman (waduhh kok jadi serius gini?), semuanya pasti sudah mengenal siapa Abu Nawas yang konon hidup di zaman Khalifah Harun Al-Rasyid.
Ceritanya suatu hari, disebuah acara makan siang di kerajaan Abu Nawas diminta oleh baginda raja untuk mengambilkan segelas air minum. Lalu dengan segenap hormat Abu Nawas terhadap sang baginda, diambilnya lah segelas air. Tetapi bukan Abu Nawas namanya jika dia hanya patuh begitu saja.
“Maafkan hamba Baginda, perkenankan hamba menanyakan sesuatu pada Baginda sebelum hamba memberikan segelas air ini?” ujar Abu Nawas.
“Silahkan Abu Nawas, apa yang hendak kau tanyakan?” Jawab Baginda bijak (Aduhh… Baginda dah mo kesedak ney.. hehehe).
“Begini baginda, jika saja di seluruh dunia hanya tersisa segelas air, apa yang akan dilakukan baginda untuk mendapatkan segelas air ini?” tanya Abu Nawas.
“Saya akan memberikan setengah kerajaanku kepada orang yang mau memberikan segelas air itu kepadaku” jawab Baginda tanpa pikir panjang.
“Oya?” Abu Nawas meyakinkan.
“Tentu saja”
“mmm … lalu seumpama segelas air ini terlanjur Baginda minum, kemudian tidak bisa keluar dari tubuh Baginda, apa yang akan Baginda lakukan untuk mengeluarkan segelas air itu?” tanya Abu Nawas lagi.
“Saya akan memberikan setengah kerajaanku untuk orang yang bisa mengeluarkan segelas air itu ari tubuhku.” Jawab Baginda tanpa pikir panjang (nahan kesedak, sakit euy..).
“Oya?” Abu Nawas meyakinkan.
“Tentu saja” Baginda masih mantap.
“Untuk mendapatkan segelas air ini, Baginda rela menyerahkan setengah kerajaan. Kemudian untuk mengeluarkannya Baginda rela menyerahkan setengah kerajaan. Jadi segelas air ini harganya sama dengan satu kerajaan Baginda, benar?” kata Abu Nawas.
(udah dunk nanya mulu, cepetan airnya kasih ke Baginda. Kasian dah kesedak, kepedesen lagi. Dasar Abu nawas.)
Ternyata satu gelas air harganya sama dengan Seluruh isi kerajaan. Mahal sekali. Padahal Allah memberikan kita air setiap hari. Bergelas-gelas. Bahkan kita tidak pernah menghitungnya. Itu baru air minum. Belum lagi air yang untuk wudhu, untuk mandi, untuk mencuci baju, dll.
Padahal Allah menciptakan air di dunia ini adalah dua pertiga dari bumi. Lalu berapa kerajaan yang kita butuhkan untuk membalas kemahamurahan-NYA. Padahal kita tidak pernah memberi-Nya apa-apa. Lalu?
Sidang pembaca yang budiman, cukup disini cerita saya. (Biar Baginda minum dulu, hehehe). Mungkin hikmahnya tidak begitu mengena, tapi saya yakin pembaca semua lebih pintar menemukan hikmah dibalik anekdot ini. Setidaknya saya telah membuktikan kebenaran bahwa ada 1 kerajaan = 1 gelas air.
_____________________________________________________
*anekdot ini dari cerita seorang teman yang mengantar tidurku tadi malam. Thanks for giving me motivation to life until to day.
Februari 27, 2008 pada 7:57 am
Hikmahnya:
-Kalau ngomong harus hati-hati… (wah jangan-jangan saya suka omong sembarangan)
- Nikmat Tuhan yang manakah yang kamu dustakan? (Jangan mendustakan betapa besar kenikmatan yang tiap detik kita peroleh… ).
-………………
Btw, siapa neeh temennya? *Pacarnya ya….? * **Segera kabuuuuuuuuuuuur… sebelum dijutekin… dan dilempar ………***
________________________
mezza said: Iya, nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan?
*kabuuuuuuuuuuuuuuuur aja jauh2 ku ga kan ngejar kok….. cape kale … hehehehehe*