Lilin Kecil

Sekedar Belajar Hidup

Bukan Slide Hitam

Ditulis oleh mezzalena di/pada Maret 4, 2008

Februari aku mengganti themes wordpressku dengan Black-LetterHead. Hitam. Kenapa hitam? ketika aku memilih warna hitam, tentu saja bukan karena jadi korban sebuah iklan shampoo anti ketombe ” Pake hitam siapa takut?”. Sebenarnya juga bukan karena alasan yang spesial. Tapi bukan juga tanpa alasan.

Mmmm …. simple saja. Karena menurutku hitam itu elegan. Tapi tiba-tiba semuanya benar-benar terasa hitam. Postinganku jadi tragis katanya. Semua kalimat mengiris-iris. Ada darah yang yang mengucur terus-menerus, dan luka menganga yang tak kering-kering.

Hingga satu-persatu teman datang dan bertanya

“Ada apa denganmu?”

“Siapa yang telah melukaimu?”

“Teganya!!”

“Yang sabar ya?!”

Life must go on girl! Arghh … makasih atas semua perhatiannya, kawan. Aku baik-baik saja. Karena ini bukanlah slide hitam hidupku di Februari. Februari juga sudah berakhir. Pun sudah aku akhiri.

Selamat datang Maret.
Selamat datang hidup baru.

Lalu, matahari akan terus terbit mengawali hidupku setiap pagi yang sunyi. Ups! Bukan sunyi. karena biasanya sunyi lebih dekat dengan jiwa yang kesepian. mmm … pagi yang damai. Ya, aku ingin kedamaian di hari-hariku. Yang kemudian kedamaian itu akan aku aku warnai dengan hiruk-pikuk sepele yang tidak bisa aku tinggalkan. Memilih baju (wedew… penting yak?), membersihkan sepatu, antre kamar mandi, nunggu bubur ayam keliling lewat depan kos, dsb.

Kemudian berangkat ke kampus. Masuk kelas. Jadi mahasiswa yang baik. Merekam semua informasi yang harus direkam. Mengerjakan semua tugas yang diberikan dosen. Kemudian keluar kelas dengan tergesa-gesa. Membagi waktu 30 menit untuk istirahat, makan siamg, shalat dhuhur, untuk kemudian menunggu bus kota yang hanya menawarkan pengap dan gerah. Menuju tempat kerja. Campus Net.

Hufff!!! aku bahagia sekali. Iya. Bulan maret datang untuk menawarkan banyak kebahagiaan. Lalu apa yang kemudian aku pikirkan?

Tidak ada yang berubah dari semester-semester sebelumnya, semua akan masih sama. Hanya ada tugas-tugas kuliah yang kan memenuhi kepalaku.

Mungkin, kadang-kadang maret ini akan mengawali pusing yang tak kunjung selesai. Dikejar-kejar deadline buletin Phytagoras (Buletin Himpunan Mahasiswa Matematika di kampusku), deadline Persegi (Buletinnya teman-teman Himatika se-Semarang), dan lagi Quantum (Buletin fakultas). Lalu, beberapa hari aku akan sedikit amburadul membagi waktu.

Dan aku bahagia.

Malam-malamku akan menjadi malam yang indah. Saat adzan isya’ mengalun di semua masjid, aku akan menyusuri sepanjang jalan Raya Ngaliyan yang penuh kaki lima. Pulang ke kosan untuk mengadu semua penat dan capek pada kasur dan bantal. lalu aku terlelap dengan mimpi indah.

Hwahh!! aku bahagia.

Begitu hari-hariku akan berlalu dimaret ini. Ada juga kerinduan yang sebisa mungkin terus ku simpan rapi disetiap weekend. Cinta dan sayang, senyum dan belaian hangat. juga nasihat. huhhh!!! I wanna home. Tapi setiap weekend yang aku punya mulai maret ini adalah weekend-weekend yang sama dengan senin. Campus Net is my weekend.

Tapi aku bahagia.

Ketika ponselku berdering. Dan suara hangat akan keluar dari sana. Nasehat-nasehat, aku akan kembali semangat. Ayah, Ibu, dan adikku….

arghh!!! I wanna home, I just want home.

Sekali lagi ini bukan slide hitam. Tentang Sendiri dan patah hati yang pernah tertulis disini,

Aku bahagia …..

Maret, semester baru, hidup baru. Aku masih bahagia dengan egoisku. Waktuku, milikku, bahagiaku, hidupku. Karena aku belum siap menggantungkan hidupku pada siapapun. Bagaimana rasanya nyawaku tercecer-cecer karena aku pernah ceroboh menggantungkannya begitu saja pada tempat yang tidak seharusnya.

ahh,…. aku akan terus bahagia.

9 Tanggapan ke “Bukan Slide Hitam”

  1. nne Berkata:

    i like black
    my name’s rain

    ohoho^^ itu potongan iklan clear
    YEAH! MARI KITA TERUS BAHAGIA!

    ______________
    Mezza Said: Yup! Mari berbahagia bersama.
    salam kenal mbak Rain.

  2. fayray Berkata:

    bajubaru,yak? wanna home?maap ngga bisa nganter.

  3. khanana Berkata:

    arif_elcom@yahoo.co.id
    coba di add masuk ga, no coment!!!! tak tunggu traktiran ngenetnya

  4. Yari NK Berkata:

    Wah…. saya dulu memang pernah memasang dark-based theme ini, headernya juga bernuansa matahari terbenam, namun ada yang protes katanya tulisannya kok jadi nggak jelas, padahal di monitorku sih tulisannya jelas2 aja, ntah monitornya yang nggak beres atau…. ah nggak tahu deh…. yang jelas akhirnya aku mengganti theme ini.

    Btw, thanks telah mampir di blogku dan meninggalkan secoret kata di sana. :)

  5. mathematicse Berkata:

    Ganti dong theme-nya biar orang lain ga nyangka yang bukan2… :D

    Ganti dong dengan yang lebih cerah, biar terlihat segar dan sesuai…

  6. mezzalena Berkata:

    @fayray : iya neh, jadi homesick

    @Khanana : maksudnya?nraktir?emang ku pernah janji?

    @Yari NK : Oooo … jai aku idem yak?? aduhh ganti ahh…

    @mathematicse : ganti ya? ganti apa lagi ya?

  7. realylife Berkata:

    hitam ato putih , hanya kita dan Tuhan yang tahu tentang makna nya , biarkan itu , itu saja

  8. gama Berkata:

    pake hitam, siapa takut
    salam kenal

  9. Sawali Tuhusetya Berkata:

    apa pun corak theme yang hibah pakek, tetap aja menarik dan enak dilihat *hiks, ada yang merasa cemburu ndak nih, hehehehehe :lol: * btw, tapi kok ndak cocok dengan suasana batin hibah yang lage happy di bulan maret, yak? konon hitam itu simbol kemuraman. benar ndak yah! *ditimpuk hibah pakek mouse*

    __________________________
    mezza said: sementara themenya ini dulu deh, siapa bilang hitam=muram? Hibah ga anarkis kok pak, tenang aja, ga bakal nimpuk pake mouse… hahaha

Tinggalkan Balasan

XHTML: kamu dapat menggunakan tag-tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>