Incomplete
April 10, 2008 at 12:08 pm | In Poem | 3 CommentsBerkali-kali aku menghitung bilangan jam di dinding
Kupikir masih sama seperti kemarin
Jarumnya masih juga sempurna berkeliling
Melingkari detik-detik yang juga masih sama
Tapi rasanya matahari lebih cepat terbenam untuk kemudian bergegas terbit lagi
Sebelum aku sempat mengucap selamat malam, ternyata pagi pun sudah pergi
Seperti ada yang hilang di antara bilangan-bilangan itu
Rasanya aku ingin mengambil lagi waktu yang berlebihan kemarin
Ternyata sisa itu berlalu, hilang
Kurang juga berlalu
Lalu,
Aku berkeliling mencari tukang jam yang bisa memperpanjang waktu
Sekedar untuk merasakan udara satu-satu
Menunaikan janji atas nafas itu
****************************************************************************************************************
I’m Sorry for being lazzy.
Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.