Rindu Itu …
April 30, 2008 at 11:47 am | In Poem | 11 CommentsKamus bilang hawa rindu itu keinginan untuk bertemu atau harapan
Para pecinta mengatakan bahwa rindu itu perasaan yang sangat menyiksa tapi menyenangkan karena selalu memberi harapan kebahagiaan yang lebih ketika bertemu
Bahkan para sufi hanya hidup bersama kerinduan bertemu dengan-Nya
Baiklah jika kerinduan selalu menawarkan semangat untuk tetap mengharap hari esok
Pun ketika para syuhada’ rindu kematian
Rindu membuat kita rela menunggu hingga senja tak jingga
sampai mentari benar-benar lenyap di batas bumi
Rindu tak punya masa untuk kemudian kadaluwarsa
Karena rindu itu, perasaan paling gombal yang berlaku sepanjang masa
Ada yang setuju?
11 Comments »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
Leave a comment
Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.
aku rindu kalau sedang kepepet, mbak hibah, wakakakaka
selebihnya, nggak tuh!
Comment by sawali tuhusetya — April 30, 2008 #
*baca komen pak sawali*
ada benernya juga..
Comment by hanggadamai — April 30, 2008 #
saya ngga setuju bila rindu adalah perasaan paling gombal
rindu itu seperti menunggu, bimbang dan tidak gombal
hehe, bgitulah…
Comment by goop — May 1, 2008 #
@Pak Sawali : Rindu kalo kepepet? maksudnya gimana nie Pak?
@Hanggadamai: Waduh … penganutnya Pak Sawali nih …
@Goop : Kenapa tidak setujuh paman, kalo menurut saya itu gombal … karena kadang-kadang tidak rasional dan tidak penting banget.
Comment by mezzalena — May 1, 2008 #
Iya mungkin, “rindu” itu perasaan gombal yang berlaku sepanjang masa. Tapi, itu benar adanya. Walau kadarnya ada yang cuma 50%… tapi seringkali bisa jadi 100% alias beneran…
_____________
mezza says: waduh pak .. kalo lagi rindu ya ga sempat ngitung persen-persenan ….
Comment by mathematicse — May 2, 2008 #
Iya mungkin, “rindu” itu perasaan gombal yang berlaku sepanjang masa. Tapi, itu benar adanya. Walau kadarnya ada yang cuma 50%… tapi seringkali bisa jadi 100% alias beneran.
Comment by mathematicse — May 2, 2008 #
Ah ini juga iseng2 baru buka internet lagi, walau harus jauh-jauh datang agak ke kota biar bisa ngeliat blog… (rindu sama ‘interent)
(Nyengirnya yang buanyak).
_____________
*kidding mode on* peace …
mezza says : wakakakakakakaka ….. nasib wong ndeso … ya .. kalo yang namanya kangen emang musti di bela2in. ke kotanya naik apa pak? andong ya?
Comment by mathematicse — May 2, 2008 #
rindu itu kangen, kangen itu
Comment by antokoe — May 2, 2008 #
Assalamualaikum mbak Hibah. Saya agak trenyuh membaca sajak di atas. Kalau menurut saya rindu itu indah tapi menyiksa. Terkadang kita harus meneteskan air mata ketika sedang rindu pada seseorang. Tak hanya untuk seseorang yang paling dikasihi, tetapi untuk orang yang selama ini membanting tulang untuk mendapatkan uang, yaitu rindu kepada Ibu saya yang sekarang merantau di negeri orang. salam kenal ya mbak!
Comment by Farhan — May 8, 2008 #
kenapa harus ada rindu….siapa yang menciptakan diksi itu….kenapa rasa kangen dirasakan berbeda-beda. kenapa harus rindu mbak????bukannya rindu dan “kangen” sama????kenapa harus rindu????
Q RINDU KAMU MBAK…Q KANGEN KAMU MBAK…
Comment by yaroh — May 12, 2008 #
Rindu= keinginan untuk bertemu…
Rindu itu candu yang membelenggu. Membelenggu kita untuk setia menunggu…
Comment by mathematicse — October 19, 2008 #