Lilin Kecil

Sekedar Belajar Hidup

Arsip untuk Mei 17th, 2008

Totto-Chan, Hadiah dari Teman dan Pendidikan Kita*

Ditulis oleh mezzalena di/pada Mei 17, 2008

Sore itu saya pulang ke kosan dengan tergesa-gesa, lantaran seorang teman mengatakan bahwa dia telah mengirimkan sebuah buku kepada saya. Penasaran. Buku apa ya? begitu saya masuk kamar, mata saya langsung menabrak meja, meraih amplop coklat besar. Tidak langsung membukanya, tapi sempat memastikan bahwa itu adalah amplop untuk saya. Benar. Meraba-raba … Apa ya isinya?

Totto-Chan Gadis Cilik di Jendela . Aha … It’s so amazing book. Meski awalnya agak heran, pasalnya saya sempat menebak-nebak sendiri buku apa yang didalamnya sebelum membukanya. Mungkin sejenis Setan Angka karya Hans Magnus Enzenberger, karena si pengirim adalah pecinta angka. Tetapi akhirnya tidak jadi heran, karena Totto-chan bercerita tentang pendidikan, dan si pengirim adalah orang pendidikan.

Bukan buku baru, karena cetakan ke-13 saja terbit Juni 2007. Resensinya sudah banyak tersebar di berbagai media. Apresiasi para pembaca juga sudah banyak diposting di berbagai blog. Tetapi tetap saja ada yang selalu baru membaca lembar demi lembar buku itu. Pertama, saya terpesona dengan Mama Totto-chan. Mama yang besar hati dan bijak. kebanyakan orang tua/ wali murid yang tidak terima kalau anaknya di DO dan dikatakan nakal oleh guru. Dan kebanyakan orang tua akan memohon agar anaknya boleh tetap sekolah disitu. Bijak dengan memilih sekolah yang mungkin bagi orangtua pada masa itu adalah sekolah yang aneh. Sekolah yang hanya mempunyai 50-an siswa dan menggunakan gerbong kereta api sebagai kelas. Kedua, Saya terpesona dengan Totto-chan. Gadis kecil di jendela yang sangat aktif dan kreatif.

Ketiga, yang paling membuat saya terpesona membaca buku ini adalah Mr. Kobayashi yang mendirikan Tomoe Gakuen. Entah Konsep pendidikan di Tomoe Gakuen yang sangat indah atau Mr. Kobayashi yang sangat hebat. Saya kira kedua-duanya.

Secara teoritis, kurikulum pendidikan di Indonesia hampir menyerupai dengan Tomoe Gakuen, dengan KBK (Kurikulum Berbasis Kompetensi) yang disempurnakan menjadi KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan). Tetapi masalahnya kesamaaan itu hanya konsep belaka, prakteknya? Aha … sepertinya kita masih perlu belajar banyak. Btw, sepertinya akan menjadi OOT bila saya bicara banyak tentang pendidikan, mengingat saya yang masih harus banyak belajar.

====================================================================================================

*Sebagai ucapan terimakasih kepada seorang teman yang telah memberikan buku yang sangat bagus ini kepada saya. Dia yang selalu menyebut saya sebagai teman. walaupun belum pernah bertemu.

Ditulis dalam cerita | 12 Komentar »