Studium General Perdana

6 Mar

Ini adalah studium general (kuliah umum) perdana di fakultas yang pernah saya ikuti selama kuliah sejak tahun 2006. Walaupun setidaknya saya harus sudah mengikuti empat kali studium general. Tetapi karena saya bukanlah mahasiswa yang baik dan rajin mengikuti event-event (kuliah kok disebut event?) seperti itu. Tiba-tiba saja tadi saya berhasrat mengikutinya. Setelah kuliah jam pertama pukul 07.00-08.30 WIB, yang cukup bikin boring.

Yup! cerita kuliah jam pertama dulu. Mata kuliah Psikologi pendidikan. Dosennya … mmm … sangar juga. Langkah-langkahnya mencerminkan wibawa yang harus dihormati oleh mahasiswa. Suaranya berat. Lalu aku membayangkan setiap minggu harus bertemu beliau sekian jam. Mendengar ceramah beliau dan yang paling penting, bagaimana aku mendapatkan nilai A dari beliau kelak? ahhh …

Betewe, Setelah beliau duduk dan mengucap salam, tidak tahu kenapa kuliah tidak segera dimulai juga.Tidak juga segera membaca absen seperti kebiasaan dosen-dosen lain. Lalu, “What are you doing sir?

Ups! usut punya usut ternyata si pak dosen yang berkumis tebal itu sedang berusaha menghidupkan LCD. Ough!! lalu what’s wrong?. Dan ternyata lagi,

“Maaf, ada yang bisa membantu saya menyalakan LCD?”

??

Satu mahasiswa maju mengambil remote control di meja beliau. Sekian detik saja LCD sudah menyala. Kemudian Si Pak Dosen masih ribut sendiri. Dan semua mahasiswa termasuk saya, juga asyik-asyik saja menyaksikan beliau yang terlihat sangat serius. 15 menit, kuliah belum juga dimulai.

“Maaf, kenapa monitarnya ga nyala ya?kok cuma nampak di layar doang, padahal monitarnya item. jadi saya kesusahan mengoprasikannya? Ada yang bisa membantu saya?” Kata pak dosen setelah lama terdiam.

Tidak ada mahasiswa yang berdiri dan maju kedepan. kalau begini terus kapan kuliah mulai? akhirnya aku berdiri juga (berlagak jadi pahlawan, halah!! padahal gaptek). Aduhh,… ternyata dari tadi monitornya belum on. Huff !!

Akhirnya kuliah bisa dimulai juga. Tetapi, setelah pak Dosen berhasil memasukkan flasdisk dan membuka salah satu filenya. Yang kemudian tampil sebuah file power point di layar. Tampak lagi, beliau bingung apa yang hendak diklik sehingga file tersebut tampak sebagaimana biasanya beliau melihat di berbagai seminar yang telah beliau ikuti, dan bahkan sering beliau sebagai nara sumbernya.

Lalu,

“Ada yang bisa membantu saya?”

Aduh pak, kalau memang masih gaptek mbok ya belajar dulu. Jangan diliatin dihadapan mahasiswa gitu dong!!

Akhirnya, demi kelancaran kuliah saya bersedia jadi sukarelawan untuk mengoperasikan komputer sesuai kehendak beliau.

Hufff!! hari gini masih gaptek?

90 menit akhirnya berlalu, setelah meninggalkan tugas untuk membuat paper, Pak dosennya mengakhiri kuliah.

Terus, jadwalnya kuliah statistik dasar. Ahhh … ternyata semua kuliah diliburkan. Terbersit keinginan untuk pulang. Istirahat. mumpung luang. Aneh, biasanya kuliah umum diadakan hari pertama masuk kuliah semester baru, tapi ini nyampe empat hari setelah perkuliahan aktif. Anehnya lagi, saya sempat nengok ke gedung K (tempat kuliah umum diadakan), dan melihat antrean absen panjang banget.

??

“Temanya apa sih? Yang ngisi siapa?” Tanyaku pada orang di sebelahku.

“Aduhh non… baca tu papan pengumuman!!” Jawabnya ketus.

Waduh ternyata saya kuper juga ya. Padahal abis ngatain dosen gaptek, hahaha.

“Mewujudkan Suasana Akademis Yang Efektif dengan SIA (Sistem Informasi Akademis)”

Akhirnya saya baca juga pengumuman. Tumben banget studium general temanya begitu. Biasanya berat abis. Akhirnya aku ikut juga ngantre ngisi absen rangkap tiga. Wahh … absennya tiga kali, jangan-jangan dapat uang saku dari negara, hahaha. (negaranya siapa?).

Masuk ruangan. Duduk. Tegang. Kok tegang ya? Liat kanan kiri, semua teman-teman antusias mendengarkan Ibu Pembantu Dekan I yang sedang memberikan ceramah. Aneh, padahal beliau hanya menyapa basa-basi pada mahasiswa. Permintaan maaf dan sedikit alasan kenapa kuliah umum baru bisa dilaksanakan sekarang.

Dan bla bla bla ….

Jadi ingat tulisan Cak Nun tentang studium general, di dalam kumpulan essaynya “Slilit Sang Kiai”, (Saudara-saudara pasti sudah baca kan?).

Hwahhh … gerah juga.

Sebentar-sebentar saya lirik kanan kiri. Satu-satu dari mereka mulai menguap. Ngantuk. Kebanyakan pegang HP, entah ada SMS yang penting yang harus dibalas atau sekedar iseng pencet-pencet karena bosan.

Bla … bla … bla …

Sampailah nara sumber mempresentasikan materi dengan menggunakan power point. Seperti dosen Psikologi Pendidikan tadi pagi juga, beliaunya ternyata bingung.

“What’s wrong?”

“Maaf, beri saya waktu untuk membenarkan komputer saya, ternyata yang nampak di monitar saya dan yang di depan anda tidak sama.” Ujarnya.

Apalagi yang terjadi? kalau ini pasti bukan karena bapaknya gaptek. karena beliau adalah kepala PUSKOM (Pusat Komputer) di kampusku. lalu?
Tidak tahu juga kenapa, beliau mengaku memakai Windows Vista 2007.

Beberapa menit kemudian,

“Nah, sekarang sudah sesuai yang saya inginkan, tapi monitor saya ga tau kenapa?”

Weww … ribet banget. kapan kuliah umumnya dimulai? sudah siang?

Ahh … keluar saja deh. Kabur. ke Campus Net. Kerja.

Studium General kali ini belum beruntung jadi studium general perdana yang pernah aku ikuti.

Advertisements

4 Responses to “Studium General Perdana”

  1. Sawali Tuhusetya March 6, 2008 at 9:02 am #

    wew…. hare gene masih ada juga dosen yang gaptek yak wakakakakakaka 😆 kenapa ndak menjadikan hibah sebagai asistennya tuh. tahu kalo ndak bisa main lcd sok pede. hiks, memalukan korps dosen sakini. *heh sok paham it*

    ___________________
    mezza said: :))

  2. mathematicse March 6, 2008 at 10:56 am #

    Hahahahahahahahhaa…. malu-malu-in euy…

    😀

    Wah kalau dosennya baca, pasti malu nih… 😀

    Btw, saya belum baca tulisan Cak Nun (hare gene belum baca itu.. wakakakakakak…. :mrgreen: malu-malu-in juga ternyata nih belum baca yang ituh… 😀 )

    ________________________
    mezza said:Aduhh .. ini bukan pencemaran nama baik .. sekedar bahan buat ketawa 😀

  3. hanggadamai March 7, 2008 at 8:29 am #

    wuakakkakak
    ternyata ada yg lebih gaptek drpd diriku…

    _______________________
    mezza said: Wuakakakak juga deu

  4. quelopi March 8, 2008 at 1:10 pm #

    itulah kelebihan dosen di Indonesia, wakakakakaka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: