Kepompong

19 Oct

Dulu kita sahabat
Teman begitu hangat
Mengalahkan sinar mentari

Dulu kita sahabat
Berteman bagai ulat
Berharap jadi kupu-kupu

Kini kita melangkah berjauh-jauhan
Kau jauhi diriku karna sesuatu
Mungkin ku terlalu bertindak kejauhan
Namun itu karna ku sayang

reff:
Persahabatan bagai kepompong
Mengubah ulat menjadi kupu-kupu
Persahabatan bagai kepompong
Hal yang tak mudah berubah jadi indah

Persahabatan bagai kepompong
Maklumi teman hadapi perbedaan
Persahabatan bagai kepompong
na na na na na na na na na

Semua yang berlalu
Biarkanlah berlalu
Seperti hangatnya mentari

Siang berganti malam
Sembunyikan sinarnya
Hingga ia bersinar lagi

Dulu kita melangkah berjauh-jauhan
Kau jauhi diriku karna sesuatu
Mungkin ku terlalu bertindak kejauhan
Namun itu karna ku sayang

Sindentosca – Kepompong

Gara-gara beberapa hari kerja tapi ga ada kerjaan, sambil bengong saya menyimak lagu yang diputar dari music streaming produknya Campus Net. Pernah dengar lirik lagu itu?. Yang belum silahkan klik ini saja. Ternyata bagus juga. Metaforanya dalam. Bagaimana menurut anda?.

Advertisements

2 Responses to “Kepompong”

  1. mathematicse October 19, 2008 at 5:24 pm #

    Wah itu berarti persahabatan yang menarik ya? 😉

    ___________________
    mezza: 😉

Trackbacks/Pingbacks

  1. Membagi « Lilin Kecil - November 1, 2008

    […] apa yang kau bicarakan. Tentang bintang-bintang, purnama dan malam, juga tentang daun, ulat atau kepompong, tentang apa saja. Semuanya abstrak. Aku diam. Menyaksikan sepucuk daun jatuh bersama hujan yang […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: