Yuk, Memperbaiki Memori!

15 Jan

Dulu saya tidak pernah mengerti. Kenapa Ibu selalu bela-belain di dapur pagi-pagi untuk menyiapkan sarapan sebelum saya berangkat sekolah. Dan tak pernah berhenti ngomel-ngomel ketika saya tidak mau sarapan. Minimalnya, di meja makan setiap pagi selalu ada nasi, telur entah rebus, dadar, atau ceplok juga secangkir kopi untuk Ayah dan 2 gelas teh untuk saya dan adik saya.

Sekarang hidup jauh dari rumah, tidak ada lagi Ibu yang menyiapkan sarapan setiap pagi. Sarapan bagi saya seperti sudah menjadi tradisi, kadang-kadang jadi repot sendiri. Karenanya sarapan adalah hal wajib seperti mandi, jadi harus dipenuhi. Padahal, bagi teman-teman di kosan saya sarapan sama sekali bukan hal penting.

Teman sekamar di kos sudah paham dengan kebiasaan saya sebelum keluar pagi-pagi. Seringkali, kalau tidak menghentikan tukang bubur ayam keliling pasti makan beberapa helai roti tawar yang diolesi mentega dan minum teh. Biasanya saya menyapanya, “Mbak, memperbaiki memori, yuk!”. Saya memilih istilah memperbaiki memori untuk menyebut sarapan, karena mereka sering menyindir saya, “Kayak ayam aja pagi-pagi udah makanan yang dipegang.”

Belakangan, saya baru tahu ternyata banyak sekali manfaat sarapan. Bahwa sarapan membuat otak kita bekerja lebih baik seperti yang dipaparkan di sini atau di sini juga dan masih banyak yang lainnya. Sebisa mungkin saya tidak pernah melewatkan momen sarapan. Meski saya tahu, kadang-kadang yang saya makan bukanlah menu sarapan yang baik, tetapi hanya pengganti sarapan saja seperti ini.

Sarapan

Sambil menyantap Pop mie, saya menulis ini. Bagaimana dengan pagimu hari ini, teman? Apa kabar? Yuk, memperbaiki memori! πŸ˜€

Advertisements

8 Responses to “Yuk, Memperbaiki Memori!”

  1. Al Jupri January 15, 2009 at 5:07 am #

    Alhamdulilah kabar saya baik. πŸ˜€

    Iya, saya pun suka sarapan. Tapi kadang-kadang engga… 😦

    Pantesan yg punya blog ******… suka sarapan ternyata… πŸ˜€

  2. Fahrisal Akbar January 15, 2009 at 10:04 am #

    Wah, kalau saya jarang sarapannya….
    Sebaiknya kalau sarapan jangan dengan MIE…. Tapi coba makan makanan seperti nasi atau roti, karena akan memberikan nilai tambah bagi kita dalam belajar….

    Kalau keseringan makan MIE, bisa mengantuk kalau lagi belajar….apalagi kalau sudah terlalu melebihi kadar dalam mengkonsumsi MIE akan menyebabkan MIGREN alias sakit kepala…. πŸ˜€

  3. nafila January 16, 2009 at 10:46 am #

    enakan makan pakai hati…
    jangan hati yang dimakan…

    tapi hati apa yg enak dipake untuk makan…

    ya hati-hati dalam kehidupan

  4. Farhan January 17, 2009 at 6:48 am #

    mbak lena, yang namanya makan itu kan di bagi menjadi 3. sarapan, makan siang, makan malam.
    lha kalau kita sarapan wajar donk, manfaatnya pun banyak.
    makanya kita harus benar-benar bisa membalas bhakti kepada orang tua.
    salam nge-blog

  5. langitjiwa January 18, 2009 at 3:05 pm #

    pagi ini,aku gak sarapan,mbak

  6. sawali tuhusetya January 18, 2009 at 3:30 pm #

    walah, kalau saya ndak selalu ajeg sarapan, mbak hibah, hiks. seringkali lupa tuh. sarapan yang sudah disediakan nyonya seringkali tak tersentuh, kekeke … baru inget sarapan kalau dah ngajar di sekolah. perut baru terasa minta diisi. wew … ternyata sarapan mampu memperbaiki memori. makasih mbak hibah dah diingatkan lewat postingan ini.

  7. mezzalena January 19, 2009 at 12:57 am #

    @Al Jupri: Alhamdulillah kalo kabarnya baik juga Pak πŸ˜€

    Btw, saya ga ngerti tuh Pak apa maksudnya ****** dan kaitannya dengan suka sarapan. πŸ˜€

    @Fahrisal Akbar: Iya Pak, sepakat. Sarapan dengan mie hanya kalo kepepet aja, sebagai pengganti sarapan.

    Terima kasih atas tambahan infonya, keseringan makan mie bikin migren. Saya baru tahu.

    @nafila: Mari kita berhati-hati dalam kehidupan. πŸ˜€

    @Farhan: Salam nge-blog mas πŸ˜€

    @langitjiwa: Yuk, sarapan bareng di sini mas! πŸ˜€

    @sawali tuhusetya: Duh, Pak kasian dong Nyonyanya. Sudah menyiapkan sarapan tapi tak disentuh (makanannya). Memang kendala tersendiri buat sarapan bagi orang sibuk seperti Pak Sawali : tidak sempat, gitu ya Pak?

  8. uvi07 January 24, 2009 at 11:50 pm #

    bismillah, ktika aku post comment nih aku lum sarapan juga…

    dan biasanya siy sarapannya klo mau tuk sarapan, tkadang ampe siang pun tak makan..he…ga selera siy…

    walhamdulillah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: